"sejenak menoleh sejarah kepemimpinan terdahulu"...
Masa ini dimana kita selalu ada persoalan dengan pemimpin, dimana ada ktidak puasan dan

ktidak relaan atas apa yg dijanjikan dan diperbuat sang pemimpin akibat ada ktidak samaan apa yang kita mau apa yang pemimpin mau kadang bersebrangan...hingga memaksa kita menguras otak mencari jalan keluar bagaimana seharusnya memimpin dan siapa yang seharusnya pantas memimpin....
persoalan ini sering menghantui khalayak ramai sehingga kadang kita berdebat abis2an tuk membenarkan apa yang kita yakini itu pantas atau benar namun lagi2 sering terjebak dalam egois pribadi bahkan kelompok, tidak bisa kita pungkiri kita belum juga terpuaskan dalam banyak hal..antara lain: HUKUM, KESEJAHTERAAN SOSIAL, EKONOMI, PERBANKAN, POLITIK.., masalah ini slalu menjadi topik pembicaraan hangat dari kalangan profesional maupun kalangan awam hingga timbul berbagai macam opini terhadap pemimpin sehingga ada yg pro ada yg kontra...
melihat persoalan diatas pertanyaannya adalah kenapa hal itu yang sering tidak selesai dalam periode kpemimpinan dan selalu saja menuai pro-kontra, apakah ini akibat ketidak piawaian para pemimpin ataukah akibat keegoisan para petarung untuk menduduki jabatan saja atau sebenarnya mereka cerdas namun kurang hati2 dalam memilah persoalan ataukah memang tidak menengok dan mempelajari model kepemimpinan yg pernah sukses di bumi ini...
..untuk menjawab persoalan2 ini mari kita lihat sejenak sklumit sejarah NABI DAUD AS, SULAIMAN AS DAN LUKMAN HAKIM. Tuk lebih jelas saya akan terangkan sdikit dari kisah2nya:
I. NABI DAUD: Daud as, adalah seorang nabi dari kalangan bani israil yg hidup dari tahun 1010-970SM, ayah dari nabi Sulaiman as. Nabi daud juga seorang raja bijaksana. sebagai seorang nabi dan raja dapat dibayangkan betapa banyak disibukan yg dihadapi olehnya, Nabi Daud membagi waktu menjadi Empat, yaitu:
1. Hari ibadah; dimana khususkan untuk beribadah dan munajat kepada Tuhan untuk kepentingan umat.
2. Hari qadha; yaitu untuk memutuskan segala macam perkara dan urusan umat dalam berbagai masalah
3. Hari wa'azh; yaitu untuk mengajardan membimbing umat agar menetapi ajaran-ajaran Allah SWT
4. Hari khashshah; untuk kepentingan diri sendiri
Nabi Daud as. membagi malam menjadi tiga bagian, dua pertiga untuk shalat dan sepertiganya untuk puasa, sehari berbuka; sehingga Nabi Muhammad Saw pernah memuji Nabi Daud as. dengan sabda beliau: " Ahabbus-shalati ilallahi shalatu Daud, wa ahabbushshiyaami ilallahi shiyaamu Daud" (artinya: sholat yg paling dicintai (disukai) Allah AWT ialah shalatnya Nabi Daud, dan puasa yg paling disukai Allah SWT ialah puasanya Nabi Daud)
dengan inilah Nabi Daud as. sukses membina umat, sukses membangun negara dan mengatur negeri serta berhasil membangun kerajaan besar yahuza ibu kotanya yerussalem, yg kemudian ia wariskan kepada putranya yaitu NABI Sulaiman as.
II. Raja Sulaiman; Sulaiman adalah seorang Nabi dan seorang raja. Derajat kenabian diterima dari sang pencipta Alam semesta,Allah SWT;dan pangkat raja diwarisi dari org tuanya, Daud as. Sulaiman memang pernah berdo'a untuk itu:"Ya Tuhannku, ampunilah aku dan anugerahkan kepadaku kerajaan yg tidak dimiliki oleh seorangpun sesudahku, sesungguhnya Engkaulah yang Maha pemberi" (QS.Shaad 35)
Sulaiman as. memerintah antara th. 970 SM s/d 935 SM, + - 35 th.memang kekuasaan Sulaiman takbisa ditandingi oleh siapapun dan kapanpun, karena ia berkuasa atas segala-gala antara lain:
- ia bisa memerintah angin untuk menghembus dan bertiup membawanya kemana saja yg dikehendakinya, angin menjadi sarana transportasi (QS. Shaad 36)
- ia memerintah jin dan setan, mereka digunakan untuk membuat bangunan2 bear(sehingga tegaklah Haikal Sulaiman di Yerusalem) dan sbg penyelam (QS. Shaad 37) para jin membuat apa saja yg dikehendaki Sulaiman selain gedung2 tinggi, jg patung2 dan piring2 yg besar seperti kolam dan periuk yg krn besarnya tetap berada diatas tungkunya 9QS. Saba' 13)
- sulaiman mendapat ilmu dan memang ia dilebihkan daripada kebanyakan umat beriman.
- Sulaiman mempunyai bala tentara yg taat dan disiplin terdiri dari jin,manusia dan burung2.
- Sulaiman memahami bahasa hewan (burung dan bahkan semut)
III. LUKMAN : Pada zaman dahulu ada seorang ahli hikmah bernama Lukman atau lebih dikenal dgn nama lukman hakim. ada yg mengatakan ia seorang nabi. sedangkan Muhammad sendiri mengatakan lukman adalah seorang budak (hamba sahaya). karena lukman banyak merenung (tafakkur) dan berfikir, mempunyai keimanan kuat dan mencintai Allah, maka Allah pun mencintainya.
ia pernah ditawari menjadi khalifah dgn pemerintahan yg penuh keadilan dan kebenaran, lukman menjawab: "Wahai tuhan, jika sekiranya aku boleh memilih, maka yg aku pilih adalah sehat wal afiat dan terhindar dari segala bala bencana. Namun jika sekiranya pangkat khalifah itu suatu keharusan maka aku siap menerima mengembannya. ia pernah pula ditawari pangkat kenabian, tetapi tetap memilih hikmah. lukman berumur panjang dan sempat pula bertemu dengan Nabi Daud as. konon usianya mencapai seribu tahun.
suatu ketika nabi daud as. bertemu lukman dan berkata: "wahai lukman, mengapa anda memilih hikmah daripada kenabian, padahal Allah Swt. telah menawarkan pangkat kenabuian untukmu" Lukman menjawab: "seandainya Allah menugaskannya sebagai keharusan,tentu aku bisa memohon pertolongan kepadaNYA dalam melaksanakan tugas kenabian. Tetapi karena DIA menyuruh untuk memilih, berarti itu bukan keharusan. aku khawatir kalau2 aku tidak mampu memikul pangkat kenabian itu. oleh sebab itu aku memilih hikmah dan aku menyenanginya.
dari tiga kisah diatas apakah para pemimpin kita senantiasa belajar dari itu semua, apakah mereka ennggan mempelajarinya atau memang tidak tau sama sekali atau mungkin ada yg lebih baik contoh diantara mereka sehingga melihat dan belajar dari contoh2 yang lain...
sekiranya tulisan ini dapat membuka mata hati kita, para calon pemimpin dan yang sedang memimpin.
note book:
*kisah dikutip dari buku: refleksi nilai-nilai islam dlm kehidupan (FIKRAH)
*mohon luruskan jika ada kesalahan dalam tulisan ini.
Posting Komentar
...teman-teman silahkan mengomentari tulisan ini, karna dgn komentar menambah pengetahuan saya yg masi bodoh ini.